Explore-Indonesia

  • Home
  • City
    • Jakarta
    • Yogyakarta
    • Bali
    • Jawa
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Papua
  • Hotels
    • Jakarta
    • Yogyakarta
    • Bali
    • Jawa
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Papua
  • Travel
    • Jakarta
    • Yogyakarta
    • Bali
    • Jawa
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Papua
  • Nature
  • History
  • food beverage
  • other category
Showing posts with label Alam. Show all posts
Showing posts with label Alam. Show all posts

Saturday, November 15, 2014

Kebun Buah Mangunan Imogiri

 Unknown     10:16 AM     Alam     No comments   


     Wisata kebun Buah mangunan terletak di Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Lokasi ini berjarak sekitar 15 km dari ibukota Kabupaten Bantul dan 35 km dari pusat Kota Yogyakarta. Lokasi ini mulai dibangun oleh Permerintah Kabupaten Bantul pada Tahun 2003 di atas seluas 23,3415 hektar pada ketinggian 150-200m diatas permukaan laut. Titik ketinggian tersebut membuat kawasan ini memiliki udara yang sejuk serta pemandangan pegunungan seribu.

     Wisatawan dapat menikmati pemandangan yang sangat indah dari Kebun Buah Mangunan yaitu Pantai Parangritis pada bagian selatan, pemandangan Kota Bantul yang berada di bagian barat serta keelokan sungai oyo yang sangat curam. Banyak populasi monyet yang juga terdapat di lokasi ini yang dapat menjadi salah satu potensi wisata.

     Potensi wisata yang bisa dilakukan wisatawan di sini adalah mengamati berbagai macam buah-buahan yang ditata dengan apik sesuai dengan kondisi kemiringan bukit mangunan antara lain durian, mangga, rambutan, jambu air, jeruk, sawo, duku, serta manggis. Di samping itu terdapat pula buah-buahan lain yang jumlahnya relatif sedikit seperti matoa, kelengkeng, jambu biji, cempedak dan belimbing. Untuk menambah kesejukan selain tanaman buah-buahan terdapat pula tanaman jati, king grass, pagar hidup berupa salak, magium dan pinus.

      Untuk melengkapi disana juga terdapat pembibitan sapi. Tujuan dari adanya pembibitan sapi ini yaitu selain untuk menambah populasi ternak sapi juga agar terjadi siklus yang berkesinambungan antara ternak sapi yang menghasilkan pupuk kandang untuk pemeliharaan tanaman buah-buahan di Kebun Buah Mangunan.

     Fasilitas yang dimiliki oleh kawasan wisata ini antara lain penginapan/homestay, Gedung Pertemuan, Kolam Renang, serta Kantor Managemen. Lokasi ini merupakan potensi wisata yang dimiliki oleh Kabupaten bantul sebagaimana yang tertulis di arsip wisata Kabupaten Bantul Yogyakarta.
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Monday, November 10, 2014

Gumuk Pasir

 Unknown     1:43 AM     Alam     No comments   

      
      Pernahkah Anda membayangkan bahwa ternyata ada gurun pasir di Indonesia? Sulit dibayangkan memang, mengingat Indonesia tercinta ini beriklim tropis dan berada di wilayah khatulistiwa. Namun jangan salah, ada lho gurun pasir di Indonesia, namanya adalah Gumuk Pasir. Letaknya berada di kawasan Bantul, Yogyakarta atau berada di sepanjang Sungai Opak hingga Pantai Parangtritis, Depok, Bantul, Provinsi DIY.

      Fenomena ini memang tidak biasa. Tak heran banyak ahli geologi dan geografi yang datang ke Gumuk Pasir untuk meneliti fenomena unik ini. Bahkan Gumuk pasir direkomendasikan oleh UNESCO masuk ke dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO.

     Gumuk pasir ini terbentuk karena pergerakan angin yang membawa pasir dari material vulkanis Gunung Merapi. Pasir-pasir ini terbang ke laut dan menyatu bersama air sehingga butiran pasir menjadi lebih halus. Proses hingga membentuk Gumuk Pasir yang berbukit seperti ini tidak cepat loh. Perlu ribuan tahun, hingga menjadi fenomena yang unik yang bisa kita lihat seperti sekarang. Menariknya temparatur udara di Gumuk Pasir ini persis seperti temperature yang ada di Gurun Sahara Afrika. Yaitu panas terik di siang hari dan sangat dingin di malam hari. Gumuk Pasir ini mempunyai panjang sekitar 15 kilometer. Letaknya dekat dengan pantai Parangtritis dan hilir Sungai Opak.

      Gumuk Pasir sering dijadikan obyek bagi fotografer. Artis terkenal seperti Agnes Monica dan Band Letto juga pernah menjadikannya sebagai lokasi syuting video klip. Di sini Anda juga bisa berwisata edukasi, karena di sekitar Gumuk terdapat Museum Geospatial yang menyediakan informasi ilmiah tentang kondisi geospatial Gumuk Pasir. Makin penasaran dengan gunung pasir satu-satunya di Indonesia ini? Jangan lupa mampir ke sini jika Anda berkunjung ke Yogyakarta.
 Alamat Gemuk Pasir sendiri terletak di Parang kritis, kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Thursday, November 6, 2014

Embung Nglanggeran

 Unknown     10:12 AM     Alam     No comments   

Pesona Embung Ngelangeran
      Yogyakarta Menyimpan sebuah keindahan wisata Embung Nglanggeran, itulah nama tempat di Gunung Kidul yang menawarkan pemandangan-pemandangan indah. Dibuat dengan "memenggal" sebuah bukit yang bersisian dengan Gunung Api Purba Nglanggeran, embung atau telaga buatan ini mengkonservasi air dari berbagai sumber seperti mata air dan air hujan dengan menampungnya di atas perbukitan Nglanggeran, Patuk, Gunung Kidul. 

     Embung ini dilapisi oleh geomembran. Geomembran berbahan polymer lembaran yang relatif tipis ini terbuat dari lapisan geotextile. Air tidak akan meresap bocor dengan lapisan geomembran satu ini, karena lapisan ini terbuat dari aspal yang disemprot secara terus menerus sehingga kedap air. Geomembran di kebun buah Nglanggeran memiliki kekuatan 100 tahun. Fungsi geomembran menampung air selama musim hujan datang, mengingat tempat ini intensitas hujan lebih sering. Sebagai langkah persediaan air saat musim kemarau. Mengingat saat musim kemarau air relative sulit.

     Bagaikan cawan air raksasa, embung yang berukuran sekitar 60×60 meter ini bagaikan keajaiban kecil dari sebuah bukit berbatu yang dulu dianggap mati menjadi sebuah tempat yang menyenangkan hati. Cantik dan eksotik, itulah Embung Nglanggeran.

      Dibuka dan diresmikan pada 19 Februari 2013 oleh Sultan Hamengku Buwono X, tempat ini sebenarnya bernama resmi "Kebun Buah Nglanggeran" karena diproyeksikan sebagai kebun buah. Durian, kelengkeng, rambutan adalah sebagian jenis buah yang rencananya akan dikembangkan di area ini. Namun keberadaan kolam air raksasa di puncaknya membuat nama Embung Nglanggeran lebih dikenal. Petunjuk arah menuju tempat ini pun menggunakan nama Embung Nglanggeran dibanding nama sebenarnya.
Setelah menaiki anak tangga yang cukup tinggi, Embung Nglanggeran akan menyajikan "dua lukisan" yang sangat kontras. Di satu sisi ini memiliki "tembok" berupa barisan bongkah batu berukuran raksasa yang menjadi bagian dari Gunung Api Purba Nglanggeran. Sementara di sisi lainnya tempat ini seperti berada tepat di bawah atap langit. Awan-awan yang menggantung di atasnya membuat pemandangan di tempat ini menjadi tak biasa untuk sebuah puncak bukit yang kering. Hamparan tanah berbatu dengan pepohonan hijau yang mulai tumbuh seakan mengajak mata membaca sebuah harapan akan kehidupan baru di beberapa sudut Gunung Kidul yang dahulu kering.
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Friday, October 31, 2014

Kalibiru

 Unknown     1:51 AM     Alam     No comments   

 Desa Wisata Kalibiru


      Desa Wisata Kalibiru adalah tempat wisata yang berada di atas Waduk Sermo, yang merupakan satu-satunya Waduk di Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa Wisata Kalibiru merupakan pengembangan dari adanya Wisata Alam Kalibiru.
Pengembangan ini perlu dilakukan mengingat semakin banyaknya permintaan dan tuntutan banyak pihak, khususnya para pengunjung Wisata Alam akan kebutuhan rekreasi yang menampilkan budaya dan kehidupan masyarakat lokal, yang masih belum mampu terpenuhi dari sisi Wisata Alam.
Jadi keberadaan Desa Wisata Kalibiru tidak bisa dilepaskan dari keberadaan Wisata Alam di wilayah ini sebagai cikal bakal sekaligus andalan bagi Desa Wisata Kalibiru. Keberadaan Wisata Alam sendiri tidak lepas dari proses panjang pengelolaan kawasan hutan yang ada di Kulon Progo, yang pada akhirnya dikelola oleh masyarakat sekitar hutan dengan nama Hutan Kemasyarakatan (HKm).
Sementara Izin Pemanfaatan HKm juga tidak bisa dilepaskan dari Sejarah Hutan Negara yang ada di wilayah ini, karena keberadaan Hutan Negara menyimpan banyak cerita yang cukup mengesan, khususnya bagi penduduk di sekitarnya.

      Menuju ke Desa Wisata Kalibiru, Anda harus memiliki nyali yang besar. Betapa tidak, trek naik akan dirasakan saat Anda keatas menuju Kalibiru dari Waduk Sremo. Desa wisata ini terletak di Hargowilis KokapKulonprogo pada ketinggian 450 Mdpl dikawasan perbukitan Menoreh. Jadi bisa dipastikan kendaraan yang Anda bawa harus dalam keadaan prima.
Bila Anda memulai perjalanan dari Yogyakarta, waktu yang akan ditempuh berkisar antara 1- 1,5 jam atau sekitar 40 km. Saat Tim Gudegnet mencoba trek menuju desa wisata itu, papan nama yang menunjukkan ke lokasi desa wisata sudah terpasang dengan jelas dan rapi. Sehingga, Anda bisa menuju Kalibiru tanpa harus tersesat.

      Beragam aktivitas bisa dinikmati seperti outbond, berwisata pedesaan, wisata budaya, wisata pendidikan, wisata keluarga, dan treking. Saat menuju bagian atas gardu pandang, Anda akan takjub menikmati pemandangan alam yang sangat memukai, garis pantai dan pemandangan Waduk Sremo akan senantiasa terlihat sangat apik.

      Cerita punya cerita, dahulu Desa Wisata Kalibiru ini dibuka pada era tahun 2008 oleh masyarakat setempat secara swadaya. Diawali dengan membangun jalan setapak kemudian pembangunan berbagai fasilitas lain seperti cottage, jogjo pertemuan, sarana MCK, gardu pandang, dan fasilitas flying fox.
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Thursday, October 30, 2014

Gunung Api Purba

 Unknown     6:55 PM     Alam     No comments   

Indahnya Gunung Api Purba Yogyakarta
       Gunung api purba Nglanggeran memang purba sekali dengan usia 60 juta tahun yang lokasinya di wilayah Baturagung bagian utara Kabupaten Gunung Kidul dengan ketinggian sekitar 200 - 700 mdpl, terletak di Desa Nglanggeran Kecamatan Patuk, 22 km dari Kota Wonosari Gunung Kidul Yogyakarta. Lokasi di Gunung Kidul atau Gunung Selatan ini memang sesuai nama, dahulu kawasan ini banyak gunung - gunung dan pegunungan. Salah satu peninggalannya ialah gunung api purba, Nglanggeran.


       Kawasan ini konon merupakan kawasan yang litologinya disusun oleh material vulkanik tua dan bentang alamnya memiliki keindahan yang secara geologi sangat unik dan bernilai ilmiah tinggi. Berdasarkan hasil sejumlah penelitian dan referensi, gunung Nglanggeran adalah gunung berapi purba, yang keberadaanya jauh sebelum terbentuknya Gunung Merapi di Kabupaten Sleman.
Nama Nglanggeran berasal dari kata planggaran yang bermakna setiap perilaku jahat pasti ketahuan. Ada pula yang menuturkan, nama bukit berketinggian 700 meter di atas permukaan laut ini dengan kata langgeng artinya desa yang aman dan tentram.
Selain sebutan tersebut, gunung yang tersusun dari banyak bebatuan ini dikenal dengan nama Gunung Wayang karena terdapat gunung / bebatuan yang menyerupai tokoh pewayangan. Menurut kepercayaan adat Jawa, Gunung Nglanggeran dijaga oleh Kyi Ongko Wijaya dan Punakawan. Punakawan dalam tokoh pewayangan tersebut, yakni Semar, Gareng, Petruk, serta Bagong.


      Kepercayaan lain menyebutkan bahwa Gunung Nglanggeran sebagai Gunung Wahyu karena gunung tersebut diyakini sebagai sarana meditasi memperoleh wahyu dari Tuhan Yang Maha Esa. Air dari gunung Nglanggeran sering diambil abdi dalem dari Kraton Yogyakarta sebagai sarana mohon ketentraman dan keselamatan semua masyarakat DIY. Tak heran, sebagian orang masih mengekeramatkan gunung tersebut. Pada malam tahun baru Jawa atau Jumat Kliwon, beberapa orang memilih semedi di puncak gunung ini.

RUTE

Ada 2 jalur jalan untuk menuju Objek Wisata ini melalui jalan aspal yang mulus, jika dari arah Wonosari kita melewati Bunderan Sambipitu, ambil kanan arah ke dusun Bobung / kerajinan Topeng, kemudian menuju Desa Nglanggeran ( Pendopo Joglo Kalisong / Gunung Nglanggeran ). Jika dari arah Jogjakarta : Bukit Bintang Patuk, Radio GCD FM belok kiri kira - kira 7 KM ( arah desa Ngoro - oro lokasi stasiun - stasiun Transmisi ), menuju desa Nglanggeran ( Pendopo Joglo Kalisong / Gunung Nglanggeran ).

Kita sudah sering mendengar dan melihat gambar tentang manusia Purba, nah seperti apakah Gunung Berapi Purba? Lihat keindahan dan panorama alamnya di lokasi wisata ini. Bongkahan batu yang menjulang tinggi seperti gedung bertingkat dan mall yang dulunya merupakan gunung berapi aktif ( 60 juta tahun yang lalu ) sekarang dapat kita duduki sambil menghirup udara segar sambil berfoto - foto.

Ada bangunan Joglo ( Pendopo Joglo Kalisong ) di pintu masuk dan bila kita melangkah kejalan setapak untuk mendaki gunung, maka ada 3 bangunan gardu pandang sederhana dari ketinggian yang rendah, sedang sampai puncak gunung. Permadani hijau yang terhampar kala memandang ke bawah, melihat ladang, kebun, dan bangunan tower dan berbagai stasiun televisi yang jumlahnya cukup banyak, manambah keindahan alam. Lokasi ini sangat cocok untuk panjat tebing, tracking, jelajah wisata out bond, makrab, dan berkemah.
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg
Older Posts Home

Popular Posts

  • Candi Borobudur
    Candi Borobudur         Candi Borobudur merupakan satu-satunya candi budha terbesar di dunia sampai saat ini. Meskipun sekarang sudah...
  • Gunung Api Purba
    Indahnya Gunung Api Purba Yogyakarta        Gunung api purba Nglanggeran memang purba sekali dengan usia 60 juta tahun yang lokasiny...
  • Museum Panglima Besar Jenderal Sudirman
          Sejarah singkat Museum Panglima Besar Jenderal Sudirman terletak di Jalan Bintaran Wetan 3, Yogyakarta. Pada masa kolonial Belanda,...
  • Monumen Jogja Kembali
           Monumen Jogja Kembali merupakan ikon tempat wisata diYogyakarta selain Keraton Yogyakarta. Monjali mulai dibangun pada 29 Juni 19...
  • Taman Sari
    Taman Sari Yogyakarta Taman sari yogyakarta | Umbul Pasiraman Taman Sari Jogja atau Taman Sari Yogyakarta atau Taman Sari Wa...

Categories

  • Alam
  • History
  • HotelsYogyakarta
  • Jogja
  • Kota
  • Nature
  • Pantai
  • Sejarah

Blog Archive

  • May (6)
  • November (51)
  • October (7)

Total Pageviews

Labels

  • Alam
  • History
  • HotelsYogyakarta
  • Jogja
  • Kota
  • Nature
  • Pantai
  • Sejarah

Contributors

  • Unknown
  • Unknown

Followers

Sample Text

/*
*/

Copyright © Explore-Indonesia | Powered by Blogger
Design by Andy Sanjaya | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Andy Sanjaya